Mercu Buana · PR · Student · Uncategorized

Kenapa Pilih Jurusan KOMUNIKASI: Public Relation ?

PR WORLD

Hello Semuanya !!!

Aku tahu sih visitor di blog yang jarang banget update ini dikit sekali. Tapi ngga ada salahnya kan kalau aku share sekalian curcol disini hehe.. Jadi sedikit mau curhat aja kenapa aku bisa pilih jurusan komunikasi. Oke Kita mulai.

Apa sih yang kalian pikirin ketika denger pernyataan dari temen kalian yang masuk jurusan komunikasi ? “Ah nih anak pinter ngomong nih” , “ah gampang paling bealajarnya cuma ngomong aja” , “Nanti kerjanya jadi apa ?” Pasti bagi anak komunikasi udah bosen banget deh denger perkataan orang yang kurang lebih seperti yang udah aku sebutin diatas.

Orang-orang itu ngga ada bedanya sama aku waktu aku belum tau apa dan gimana sih kuliah jurusan komunikasi itu ? For your information aja nih, aku lemah banget sama angka. Itu asal muasalnya. Dari kecil ngga tau kenapa paling ngga suka banget sama yang namanya MATEMATIKA. Mungkin ada kaitannya dengan guru semasa SDku yang waktu itu cukup galak dalam mengajari tiap materinya. Aku sampe ngga boleh pulang sebelum bisa ngerjain soal yang mudah banget bagi anak-anak yang lain tapi aku doang masa yang ngga bisa. Yaudah lah yaaaaa.

Setelah lulus SMK waktu itu mau langsng kuliah tapi takut tiba-tiba berhenti di tengah jalan karena alasan ekonomi keluarga yang waktu itu ngga memungkinkan aku untuk bisa lanjut kuliah. Sempat down dengan masa-masa itu aku pun mulai cari-cari kerja dari jadi SPG di PRJ, waitress,  Cashier di salah satu brand ternama, receptionist lobby lalu sekarang pekerjaan yang paling aman yaitu menjadi customer service dengan jam kerja yang cukup memudahkan aku untuk bisa kuliah di hari sabtu.

Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, saat aku tahu aku dipindah divisi waktu itu aku langsung antusias cari sana sini universitas mana yang menyediakan kelas karyawan di hari sabtu. Dan akhirnya aku memutuskan kuliah di salah satu universitas swasta berakreditasi A yang tak jauh dari rumah dan kantorku. Saat itu biayanya pun sangat mendukung keuanganku. Nah saat itu aku ngga mikirin jurusan apa yang mau aku pilih. Aku mau pilih jurusan yang sesuai dengan apa yang aku mau.

Akuntansi ga mungkin. Manajemen ? kayanya terlalu mainstream. Seperti ingin cari hal yang baru. Kulihat daftar jurusan yang ada pada pamflet yang di beri temanku yang memang sudah kuliah disana. Ketika mataku bertemu dengan kalimat “Fakultas Ilmu Komunikasi” seketika otakku memikirkan “apaan sih nih ? komunikasi ? ngapain dari kecil juga udah ngomong ko ? pake ada kuliahnya segala.”. Gara-gara kepo, aku browsing deh tuh tentang Fikom. Dari informasi yang waktu itu aku tangkap Fikom ini bukan hanya belajar tentang bagaimana kita berkomunikasi, tapi nih ya banyak banget.

Fikom di kampus ku ini menyediakan fokus ke Public Relation, Broadcasting, dan Marketing Communication. Sempet mau ambil marcomm tapi entah kenapa aku berfikir “I’m not sales person” like if it not my passion then I would be disspointed with my decision later. Karna aku gamau itu kejadian aku review lagi dua jurusan yang tersisa. Yaitu Public Relation dan Broadcasting.

Saat itu aku lebih tertarik ke broadcasting sih tapi ternyata di kampus cabang yang dekat dengan rumah dan kantorku tidak menyediakan jurusan tersebut. Akhirnya aku mereview kembali jurusan yang tersisa. Seminggu lebih aku searching tentang public relation seperti apa saja mata kuliah yang nantinya akan dipelajari. Dan ternyata PR itu bkan cuma tentang ngomong doang. Tapi mevangkup writing, editing, photography, dan masih banyak lagi hal-hal yang seru yang aku sendiri ga nyangka ternyata PR itu kaya gini.

Setelah masuk kendala terbesarku cuma waktu. Karna aku harus kerja fulltime, tugas terkadang ga kepengang karna begitu aku sampai rumah langusung disapa oleh kasur dan aku mampir lalu ketiduran sampe pagi. Sekarang aku udah semster 3 dan semakin banyak aja kendala-kendala yang bikin aku frustasi sendiri. Tapi kalian jangan salah. Kuliah itu jauh banget sama sekolah. Kalo disekolah kita bener-bener diajarin sampe bisa, disini kita belajar dan cari tahu apa-apa sendiri. Seperti ngga ada yang peduli huhu.

Sampai saat ini pelajaran yang paling berkesan yaitu di mata kuliah Negosiasi Online dan Offline. Mata kuliah ini satu kelas dibagi jadi dua kemlompok dan diminta untuk buat event. Drama, pertengakaran itu pasti terjadi sih kalo kalian kerja kelompok. Tapi dikelompokku orangnya ngga terlalu yang gimana-gimana sih. Kalau kita saling membantu yang lain jadi ikut membantu dan berlomba-lomba ingin ikut berpartisipasi seperti ngga mau kalah atau dibilang ngga kerja.

Masih banyak hal seru yang harusnya aku ceritain tapi berhubung ini aku nulisnya malem, lain kali bakal aku lanjutin walaupun ngga ada satu orang pun yang minta wkwkwk #cringe

Oh iya alasan aku kenapa aku mask PR yaitu selain untuk meningkatkan skill berbicaraku didepan umum aku juga suka dengan  hal-hal yang berbau media. Di PR kita akan berhubungan dengan semua media komunikasi saat ini. Bagiamana kita menjadi the face of a company yang sedang berada didalam suatu kasus. That would be an awsome thing to do !

Bye bye !!!

YADARL

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s